Cari Di sini...

17 August 2017

72 Tahun NKRI

Lautan darah dimana-mana
Hujan air mata dimana-mana
Tetesan keringat tanpa henti
Tangisan menjadi musik setiap hari
Teriakan terdengar selatan ke utara
Mayat berbaris di sepanjang jalan
Timah panas ada di dekatnya
Kota seketika menjadi lautan
Lautan mayat dan darah
Adapun yang menjadi hutan
Bukan hutan jati
Bukan hutan sengon
Tapi hutan api
Semuanya dilalap api
Semua tangisan terus mengisi hari
Dari yang tua sampai yang muda
Dari laki-laki sampai perempuan
Dikala pemberontak melawan pembajak
Setelah lama terisi pembajak
Mereka bangkit
Kami bangkit
Kita bangkit
Indonesia bangkit
Merah putih biru
Berubah menjadi
Merah yang berani dan putih yang suci
Dan akhirnya terdengar suara kemerdekaan
Tepatnya tanggal 17 Agustus 1945
Pada pukul 10.00
Di jalan Pegangsaan Timur
Terucaplah sebuah teks
Yang sampai kini dikenal
Teks proklamasi
Teks yang membawa bangsa bernama
Indonesia
Mengalami perubahan
Mengalami pembangkitan
72 Tahun sudah semenjak teks itu di bacakan
Kini kita telah merdeka
Kita telah bebas dari para penjajah
Kini saatnya kita menjaga kesatuan
Keamanan
Kedamaian
Dan kebersamaan di negara ini
Karna tak kan ada negara
Tanpa adanya suatu masyarakat
Dan bangsa yang kuat ialah yang menghargai jasa pahlawannya
Merdeka
Merdeka
Merdeka
Sekali merdeka
Tetap merdeka
NKRI harga mati
Dirgahayu Indonesia
Dirgahayu NKRI
Dirgahayu Garuda
Terus hempakan sayapmu
Janganlah berhenti untuk terbang.

No comments:

Post a Comment